Sabtu, 12 November 2011

NUPTK MTs NURUL HUDA

NUPTK MA Nurul Huda

DENGARKAN, PIKIRKAN DAN LAKUKAN


Oleh : Asno Minanda.BY


Di negara Arab zaman dahulu keledai dimanfaatkan sebagai alat transportasi. Seorang ayah bersama anaknya melakukan perjalanan ke suatu tempat dengan membawa seekor keledai. Ayah dan anak itu menunggangi keledai itu berdua.
Ketika mereka melewati suatu pasar keadaan ini menarik perhatian orang ramai. Di antara mereka berkata "Ini adalah penganiayaan, keledai kecil ditunggangi, berdua pula, bukankah ini penyiksaan terhadap binatang? Dasar manusia tak punya perasaan" celotehnya

Minggu, 23 Oktober 2011

TAFSIR KONTEMPORER


Oleh : Rusydi AM 

Pendahuluan 

Kemujmalan al-Qur’an sebagai isyarat keuniversalan dan dasar bagi elastisitasnya, memberi peluang kepada mufassir untuk menafsirkan al-Qur’an, baik secara tekstual, maupun kontekstual.  Hal ini menyebabkan munculnya kreasi mufassir yang beraneka ragam dan bervariasi. Ditinjau dari segi metode penafsirannya, lahir tafsir ijmali, tahlili, muqaran dan mawdhu’i. Dilihat dari  latar belakang disiplin ilmu dari mufassir, lahirlah berbagai corak tafsir, seperti tafsir falsafi, tafsir fiqhi, tafsir shufi, tafsir ilmi, dan adabi ijtima’i.

Urgensi ‘Ulum al-Qur’an Dalam Penafsiran

Sebelum membahas manhaj pemahaman dan penafsiran al-Qur’an, ada baiknya terlebih dahulu dikemukakan pengertian tafsir itu sendiri, yaitu :

URGENSI BAHASA ARAB UNTUK JURU DAKWAH


Oleh : Rusydi.AM



Menurut Rasulullah Saw. ada tiga alasan penting kenapa seorang muslim harus mencintai Bahasa arab. Pertama, karena al-Qur’an diturunkan Allah dalam Bahasa Arab. Kedua, karena Rasulullah Saw. sendiri berkebangsaan Arab. Ketiga, karena Bahasa Arab adalah bahasa komunikasi penduduk sorga.

Al-Qur’an al-Karim adalah kitab suci umat Islam yang berfungsi sebagai petunjuk bagi umat manusia. Ia merupakan dasar pertama dan utama ajaran Islam yang secara garis besar terbagi kepada aqidah, syari’ah dan akhlak. Bila seseorang muslim salah dalam memahami al-Qur’an, apalagi seorang da’i dan guru, lalu pemahaman yang salah itu disampaikan oleh juru dakwah kepada umat, dan guru mengajarkannya kepada peserta didik, maka terjadilah kesalahan dan kesesatan yang berlipat ganda. Si juru dakwah (da’i) dan guru tersebut dikategorikan sesat dan menyesatkan (dhallun-mudhillun).

Selasa, 07 April 2009

PROFIL PIMPINAN PESANTREN



Nama
:
Ust. ASNO MINANDA.BY,S.Ag

Tempat/Tanggal Lahir
:
Sawahlunto/Sijunjung, 20 September 1969

Jabatan Sekarang

:
1.   Pimpinan Pondok Pesantren “Nurul Huda” Dharmasraya Sumatera Barat
2.   Guru Mata Pelajaran PAI di MAN 1 Dharmasraya Sumatera Barat

Selasa, 24 Februari 2009

KEPALA MTs NURUL HUDA DILANTIK


Rabu, 24 Februari 2009 Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Dharmasraya H.AFRIZAL, S.Ag melantik ELFI YUSNI, S.Ag sebagai Kepala Madrasah Tsanawiyah Pontren Nurul Huda Koto Baru Dharmasraya. Sebelumnya yang bersangkutan adalah Guru PNS Depag yang diperbantukan di Madrasah Aliyah Pontren Nurul Huda.

Dalam pengarahannya Kepala Kandepag mengatakan, jabatan adalah amanah yang akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. oleh sebab itu kepada Pejabat yang dilantik hari hendaklah menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan keikhlasan.......



Rabu, 11 Februari 2009

SISTEM PENDIDIKAN SURAU



Oleh : Nelson

I. Pendahuluan

Di Minangkabau, tumbuh dan berkembangnya ajaran Islam adalah dimulai dari munculnya sebuah lembaga pendidikan tradisionil yang disebut dengan istilah “surau”. Surau adalah tempat belajar mengaji, belajar pidato agama dan adat, tempat tidur bagi kaum muda yang berumur 7 -12 tahun. Sedangkan halaman surau dipergunakan untuk menjadi sasaran silat di mana anak-anak sian (baca=murid) mengaji dilatih seni bela diri.


Bagi kaum tua surau biasanya dipergunakan ibadah shalat berjamaah, tempat bermusyawarah, tempat mendalami tarekat, dan tak jarang pula surau adalah tempat selawat dulang. Kemudian juga surau djadikan sebagai tempat berzanji, serta latihan pidato adat. Di samping itu surau sebagai sarana malapeh badil badil betung ( baca=meriam bambu) pada bulan puasa.

Selasa, 10 Februari 2009

"KUNJUNGAN" PARTAI GOLKAR



HARI INI CALEG NOMOR URUT I PARTAI GOLKAR UNTUK DPR-RI DR.POEMPY, UNTUK DPRD PROPINSI SUMBAR Drs.H.IRDIANSYAH TARMIZI DAN UNTUK DPRD KAB.DHARMASRAYA H.RUDI HARTONO,A.Md MENGUNJUNGI PONDOK PESANTREN NURUL HUDA.

DALAM KUNJUNGAN INI CALEG NO. URUT I PARTAI GOLKAR TERSEBUT MENYERAHKAN BANTUAN SENILAI Rp.2.500.000,- UNTUK ANAK ASUH PANTI ASUHAN YANG ADA DI PONTREN NURUL HUDA.

DALAM KESEMPATAN ITU IRDIANSYAH TARMIZI DAN RUDI HARTONO MENGATAKAN, KE DEPAN PONTREN NURUL HUDA AKAN LEBIH DIPERHATIKAN.......


KITA TUNGGU PERHATIANNYA YA PAK......

Senin, 09 Februari 2009

KUNJUNGAN DINSOS SUMBAR

PANTI ASUHAN NURUL HUDA


Rabu, 04 Februari 2009 yang lalu Panti Asuhan Nurul Huda menerima bantuan peralatan rumah tangga, mie instan, sarden, roti dan handuk untuk 66 (enam puluh enam) orang anak asuh dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kasubdin Rehsos Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Drs.H.Parlagutan Nasution,M.Si didampingi Kabid Sosial Dinas Sosnakertrans Kab.Dharmasraya Rudy Aldrin,S.Pd kedapa Pimpinan Panti Asuhan Nurul Huda Koto Baru Dharmasraya Dra.Hj.Isharmi,MA dan disaksikan oleh Ketua Yayasan Nurul Huda Prof.DR.H.Rusydi.AM,LC,M.Ag beserta pengurus Panti dan Yayasan Nurul Huda lainnya.

Dalam kesempatn itu Drs.H.Parlagutan Nasution,M.Si mengharapkan semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk peningkatan pelayanan sosial terhadap anak asuh Panti Asuhan Nurul Huda............